Skip to content
Patani Fajar

Patani Fajar

Amanah Kerjasama

Connect with Us

  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram

Categories

  • Historis
  • Kemanusiaan
  • Kerjasama
  • Kultur
  • Kultural
  • local wisdom
  • Opini
  • Pendidikan
  • Perdamaian
Primary Menu
  • Kemanusiaan
  • Pendidikan
  • Historis
  • Seniman
  • Tentang Kami
Live
  • Home
  • Historis
  • 13 Februari Hari Pahlawan Nasional Patani
  • Historis

13 Februari Hari Pahlawan Nasional Patani

Direktorat AKPPI February 12, 2022 2 minutes read
13 Februari Hari Pahlawan Nasional Patani

Koresponden – Sudah berabad lama Patani di bawah penjajahan diktator Siam (Thailand). Tahun 1785, merupakan tahun kejatuhan Patani ke tangan Siam menyebabkan keadaan Masyarakat Patani yang aman dan harmonis menjadi suram dengan sekelip mata.

Patani yang dulunya adalah sebuah Negara yang merdeka dan berdaulat telah dihapuskan kekuasaan kesultanannya dan juga wilayahnya dihilangkan dari peta dunia.

Untuk merebut kembali kemerdekaan negara, ramai rakyat Patani sanggup mengorbankan harta, jiwa, tenaga bahkan nyawa demi mengembalikan hak pertuanan bangsa. Setiap bangsa mempunyai hak untuk hidup dengan kebebasan.

Antara tokoh-tokoh yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsanya, yaitu: Tengku Abdul Kadir Kamaruddin, yang merupakan raja Patani yang terakhir.

Setelah kemangkatan beliau, perjuangan diteruskan oleh putranya, yaitu Tengku Mahmood Mahyideen, beliau telah mengemukakan rayuan kepada pihak berkuasa British di India supaya mengambil alih Patani dan Wilayah sekitarnya serta digabungkan dengan tanah Melayu.

Atas semangat perjuangan, beberapa tokoh lainnya juga terlibat memperjuangkan untuk membebaskan tanah air Patani, seperti Tengku Abdul Jalal, Tuan Guru Haji Sulong dan pemimpin-pemimpin lainnya. Tuan Guru Haji Sulong telah mengadakan pertemuan dengan ahli-ahli Majlis Agama Islam, Ulama dan orang terkemuka seluruh Patani untuk merumuskan apa saja hasrat dan cadangan dari masyarakat Melayu Islam Patani kepada pihak berkuasa Siam.

Haji Sulong telah membuat keputusan dan mengemukakan dalam tuntutan tersebut dan dikenal dengan “Tujuh Tuntutan Kepada Pemerintah Siam Thailand” bulan April 1947.

Hari Pahlawan ini diperingati, dengan peristiwa yang sangat perwira telah terjadinya pada tanggal 13 Februari 2013, dimana sekumpulan bersenjata militan pejuang pembebasan Patani 16 orang syahid (Mad Rasul Bin Ibrahim atau Maroso Chantrawathee) bersama sahabat lainnya dalam operasi mengepung markas tentara laut di daerah Bachok, Narathiwat.

Selain peristiwa itu, juga mengenangkan para pejuang pembebasan Patani lain sebelumnya yang merupakan pahlawan Patani telah berjuang untuk cita-cita membebaskan bangsa Melayu Patani daripada belenggu penjajahan Siam.

Editor: Samarinda

Loading

Comments

About The Author

Direktorat AKPPI

See author's posts

Share

Post navigation

Previous: Kekerasan Masih Berlaku di 3 Wilayah Selatan Thailand
Next: Nasi Kerabu Makanan Khas Melayu Patani

Terbaru

Majelis Kerja Sama Pelajar Patani di Indonesia Gelar di Jember, Pesan Penting: Ilmu dan Silaturahmi untuk Menentukan Nasib Bangsa Patani MKPPI di Jember
  • Kerjasama

Majelis Kerja Sama Pelajar Patani di Indonesia Gelar di Jember, Pesan Penting: Ilmu dan Silaturahmi untuk Menentukan Nasib Bangsa Patani

August 3, 2025
“Takkan Hilang Melayu di Bumi”: Kunjungan Silaturrahmi Mahasiswa Patani ke Kesultanan Jambi jambi
  • Kultur
  • Kultural
  • local wisdom

“Takkan Hilang Melayu di Bumi”: Kunjungan Silaturrahmi Mahasiswa Patani ke Kesultanan Jambi

April 12, 2025
Rantau Bukan Penghalang, Silaturahmi Tetap Terjalin Silaturahmi anak rantau
  • Kultur

Rantau Bukan Penghalang, Silaturahmi Tetap Terjalin

April 11, 2025
Mahasiswa Patani di Semarang dan Yogyakarta Meriahkan Perayaan Melayu Raya 2025 semarang, Melayu Raya
  • Kultural
  • local wisdom

Mahasiswa Patani di Semarang dan Yogyakarta Meriahkan Perayaan Melayu Raya 2025

April 11, 2025
Mahasiswa Patani di Indonesia Ziarahi Makam Para Pahlawan Nasional dalam Rangka Memperingati Hari Raya Tradisi Patani Ziarahi Makam Syekh Maqdum Wali, Purwokerto.
  • Kultural
  • local wisdom

Mahasiswa Patani di Indonesia Ziarahi Makam Para Pahlawan Nasional dalam Rangka Memperingati Hari Raya Tradisi Patani

April 8, 2025
Genap 20 tahun tragedi Tak bai, Nafas yang masih melayang 20 tahun pembataian Tak bai
  • Historis
  • Kemanusiaan

Genap 20 tahun tragedi Tak bai, Nafas yang masih melayang

October 27, 2024

Connect with Us

  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram

Sekapur Sirih

“Patani” merupakan wilayah di Selatan Thailand yang saat ini dalam usaha mencari perdamaian sedangkan “Fajar” merupakan istilah yang mengandungi makna sedang mehadapi terang.

VISI
“TERCIPTANYA AMANAH KERJASAMA”

Categories

Historis (8) Kemanusiaan (23) Kerjasama (4) Kultur (2) Kultural (3) local wisdom (3) Opini (11) Pendidikan (2) Perdamaian (12)

Update

  • Majelis Kerja Sama Pelajar Patani di Indonesia Gelar di Jember, Pesan Penting: Ilmu dan Silaturahmi untuk Menentukan Nasib Bangsa Patani
  • “Takkan Hilang Melayu di Bumi”: Kunjungan Silaturrahmi Mahasiswa Patani ke Kesultanan Jambi
  • Rantau Bukan Penghalang, Silaturahmi Tetap Terjalin
  • Home
  • Blog
  • Contact
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
Hak Cipta © Seluruhnya dilindungi undang-undang. | MoreNews by AF themes.